Biologi

Pertanyaan

apa dampak jika terjadi hiposekresi tiroksin pada anak-anak dan orang dewasa jelaskan

1 Jawaban

  • Dampak hiposekresi tiroksin pada anak-anak dan orang dewasa adalah kretinisme dan penyakit gondok. Tiroksin adalah hormon yang berfungsi dalam megatur kecepatan metabolisme dan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Dihasilkan oleh kelenjar tiroid atau kelenjar gondok yang terletak di bawah laring pada kanan kiri trakhea.  

    Pembahasan

    Manusia mempunyai kelenjar hipofisis yang terletak di otak besardan  menghasilkan hormon yang mengatur kerja hormon lainnya, sehingga kelenjar ini disebut sebagai master of glands. Hormon yang disekresikan kelenjar tubuh jika jumlahnya kelebihan atau kekurangan akan menyebabkan kelainan.  

    Pelajari lebih lanjut tentang mekanisme kerja hormon di: brainly.co.id/tugas/21770949.

    Berikut adalah gangguan yang diakibatkan oleh hormon:

    1. Defisiensi Adrenal

    • Kekurangan hormon kortikosteroid yang dihasilkan korteks adrenal  
    • Akan menyebabkan tubuh lemah, mudah lelah, sakit pada daerah perut,  mual-mual, dan dehidrasi.  
    • Perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan  pengganti hormon kortikosteroid.

    Pelajari lebih lanjut tentang kelenjar dan hormon lainnya di: https://brainly.co.id/tugas/21632597.  

    2. Sindrom Cushing

    • Sindrom cushing disebabkan oleh jumlah hormon glukokortikoid yang berlebih pada tubuh.
    • Pada anak-anak, biasanya terjadi jika mereka mengonsumsi obat-obatan kortikosteroid sintetis (seperti prednisone) dalam dosis yang besar untuk menyembuhkan penyakit autoimun, seperti lupus.  
    • Gejala yang muncul dalam jangka waktu panjang adalah obesitas, kegagalan tumbuh, lemahnya otot-otot, kulit mudah teriritasi, jerawat, tekanan darah tinggi, dan perubahan psikologi.  
    • Terapi penyembuhan yang dapat dilakukan adalah dengan operasi, terapi radiasi, kemoterapi, atau obat-obatan yang menghalangi produksi hormon.

    3. Diabetes

    • Diakibatkan oleh kurangnya hormon insulin dalam tubuh.  
    • Gejalanya adalah terus-menerus haus, lapar, buang air kecil, dan hilangnya  berat badan.
    • Untuk mengontrol kandungan  gula dalam darah dan mengurangi risiko komplikasi diabetes, penderitanya  memerlukan suntikan insulin secara teratur.

    4. Hormon somatrotofin (GH/Growth hormone)

    • Jika kelebihan hormon: menyebabkan gigantisme (pertumbuhan raksasa) dan menyebabkan akromegali (pertumbuhan pada ujung-ujung tulang pipa).  
    • Jika kekurangan hormon ini menyebabkan kretinisme (kekerdilan).

    5. Tiroid

    Hipertiroidisme

    • Kondisi dimana kadar hormon tiroid dalam darah sangat tinggi.  
    • Menyebabkan morbus basedowi, gejala: meningkatnya metabolisme, meningkatnya denyut jantung, gugup, emosional, pelupuk mata terbuka lebar, dan bola mata melotot (eksoftalmus).
    • Jika kelebihan hormon pada anak-anak menyebabkan gigantisme.
    • Dapat  diobati dengan pengobatan, pembuangan atau penghancuran kelenjar tiroid dengan operasi atau terapi radiasi.

    Hipotiroidisme

    • Yaitu kadar hormon tiroid dalam darah sangat rendah.  
    • Hal tersebut menyebabkan lambatnya proses-proses dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lemah, laju detak jantung rendah, keringnya kulit, dan penambahan berat badan.  
    • Karena kadar hormon tiroid dalam darah rendah, kelenjar tiroid berusaha  memproduksinya.
    • Hal tersebut berakibat pada membengkaknya kelenjar tiroid yang dikenal dengan penyakit gondok.
    • Untuk mencegah dan mengobatinya, pasien diberi zat yodium sehingga  produksi hormon tiroidnya kembali normal.  
    • Selain itu, hipotiroid pada anakanak dapat menyebabkan lambatnya pertumbuhan (kekerdilan) dan tertundanya pubertas. Kondisi ini disebut kretinisme.  
    • Bayi-bayi yang dilahirkan dengan tidak adanya atau tidak sempurnanya kelenjar tiroid dapat mengidap hipotiroidisme. Kondisi tersebut dapat diobati dengan pemberian pengganti hormon tiroid secara oral.

    6. Pubertas Dini

    • Perubahan tubuh yang berhubungan dengan pubertas dapat timbul  secara dini pada anak-anak jika hormon pituitari yang menstimulasi gonad  meningkat secara dini.
    • Pengobatan melalui suntikan dapat dilakukan untuk menekan sekresi hormon-hormon pituitari (gonadotropin) dan menahan kemajuan perkembangan seksual pada anak-anak sebelum waktunya.

    Pelajari lebih lanjut tentang perbedaan sistem hormon dan sistem saraf di: brainly.co.id/tugas/1272074.

    Detil jawaban

    Kelas: 2 SMA

    Mapel: Biologi

    Bab: Sistem regulasi

    Kode: -  

    Kata kunci: hiposekresi tiroksin , kretinisime, gondok

Pertanyaan Lainnya