bagaimanakah perbandingan energi yang dihasilkan antara katabolisme lemak, karbohidrat , dan protein
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban diahviolin
Kelas: XI
Mata pelajaran: Biologi
Materi: Siatem Pencernaan
Kata kunci: kalori, lemak, karbohidrat
Saya akan mencoba menjawab dengan dua jawaban:
Jawaban pendek:
Lemak lebih banyak energinya daripada karbohidrat maupun protein. Protein memiliki energi kurang lebih sama dengan karbohidrat.Hal ini karena jumlah oksidasi yang terjadi ketika senyawa lemak ini dicerna dan diubah menjadi karbon dioksida dan air lebih banyak dibanding pada jumlah oksidasi yang terjadi pada pencernaan karbohidrat dan protein.
Jawaban panjang:
Lemak, Protein dan Karbohidrat adalah tiga makronutrien yang dibutuhkan oleh manusia. Makronutrien berarti nutrisi yang dibutuhkan manusia dalam jumlah banyak.
Lemak memiliki kandungan energi lebih besar dari karbohidrat dan protein. Hal ini berasal dari perbedan struktur dan unsur penyusun molekul lemak, protein dan karbohidrat, yang berakibat pada perbedaan jumlah oksidasi yang terjadi ketika lemak, protein dan karbohidrat dicerna dan diubah menjadi karbon dioksida dan air.Lemak tersusun atas tiga rantai (trigliserida) yang tiap rantai berupa rangkaian atom-atom karbon yang masing-masing terikat dengan 2 atom hidrogen.
Karbohidrat tersusun atas karbon-karbon yang membentuk cincin dimana setiap karbon yang masing-masing terikat dengan 1 atom hidrogen dan 1 atom oksigen dari gugus -OH.
Protein tersusun atas asam amino yang terdiri dari rantai atom-atom karbon dan nitrogen yang sebagian terikat dengan atom oksigen.
Dari ketiga struktur ini terlihat bahwa lemak memiliki oksigen paling sedikit dan memerlukan oksigen paling banyak untuk oksidasi. Semakin banyak oksidasi, maka semakin banyak energi dilepaskan dari pencernaan. Akibatnya lemak memiliki kandungan energi paling besar pula.
Perbedaan ini terlihat seperti perbedaan saat kita memakan nasi dan daging. Saat memakan nasi yang merupakan karbohidrat, kita akan merasa kenyang lebih cepat, tapi juga setelahnya akan merasa lebih cepat lapar. Ini karena nasi lebih cepat oksidasinya.
Bila kita makan daging maka akan menunggu agak lama sebelum merasa kenyang, tapi setelahnya akan merasa kenyang lebih tahan lama dan lebih lama waktunya sebelum kita lapar. Ini karena oksidasi lemak lebih lama.
Setelah kita makan lemak pula kita akan merasa bertenaga lebih daripada saat makan nasi. Ini karena oksidasi lebih banyak dan energi yang dihasilkan daging lebih besar dibanding nasi