Sejarah

Pertanyaan

peserta didik dpt menjelaskan tahap/ langkah langkah pembuatan kompos adalah?

1 Jawaban

  • Tahap pembuatan komposting
    a.Pemilahan Sampah Organik Dan Anorganik
    Sampah yang dikumpulkan di TPA pada umumnya masih bercampur antara bahan-bahan organik dan anorganik, sehingga pemilahan perlu dilakukan secara teliti untuk mendapatkan bahan organik yang dapat dikomposkan
    seperti daun-daunan, sisa makanan, sayur-sayuran dan buah-buahan.

    b.
    Pencacahan Sampah Organik
    Sampah organik yang telah terkumpul dicacah dengan ukuran 3 – 4 cm. Pencacahan dilakukan dengan menggunakan mesin pencacah sampah organik, dimana pencacahan bertujuan untuk mempercepat proses pembusukan, mikroorganisme akan bekerja secara efektif dalam proses fermentasi.

    c.Penyusunan Tumpukan
    Setelah proses pencacahan bahan organik, kemudian dilakukan penumpukan dengan ketentuan tinggi 1.5 m, lebar 1.75 m, dan panjang 2 m. Penumpukan dilakukan dengan model persegi panjang. Dalam tumpukan
    inilah terjadi proses fermentasi.

    d.
    Pembalikan dan Penyiraman Tumpukan
    Pembalikan tumpukan dilakukan dengan tujuan antara lain untuk membuang panas yang berlebih, memasukkan udara segar kedalam tumpukan, meratakan pemberian air, serta membantu penghancuran sampah. Sedangkan penyiraman dilakukan untuk mempertahankan kelembaban minimal yang disyaratkan, yakni 50%, dan menjaga suhu tumpukan antara
    400C sampai dengan 500C.

    e.
    Pematangan
    Setelah proses pencacahan sampai dengan penyiraman yang memakan waktu kurang lebih 30 sampai dengan 40 hari, tahap selanjutnya adalah tahap pematangan. Suhu tumpukan akan turun hingga menyamai suhu ruangan. Pematangan kompos ini ditandai dengan lapuknya tumpukan (berwarna coklat tua kehitaman). Waktu pematangan ini berlangsung kurang lebih selama dua minggu.

    f.
    Pengeringan
    Tumpukan yang sudah matang kemudian dibongkar dan dikeringkan/ dijemur selama kurang lebih satu minggu, hingga kadar air antara 20% sampai dengan 25%.

    g.
    Penggilingan dan Pengayakan
    Proses selanjutnya adalah penggilingan terhadap kompos yang sudah kering. Sebelum kompos digiling, dilakukan pemilahan terhadap kompos tersebut, yakni bahan yang belum terkomposkan dikembalikan ke dalam tumpukan, sedangkan bahan yang tidak terkomposkan (kurang teliti pada saat pemilahan) dibuang sebagai residu. Penggilingan dilakukan untuk mendapatkan butiran kompos yang diinginkan (tidak lebih dari 0.5 cm).

    h.
    Pengemasan / Penyimpanan
    Proses terakhir yang dilaksanakan adalah pengemasan kompos dalam kantung sesuai dengan kebutuhan pemasaran. Kondisi eksisting yang ada, tempat penyimpanan alat, bahan, sera kompos yang sudah jadi masih bercampur, karena belum tersedia gudang untuk tempat penyimpanan kompos.

Pertanyaan Lainnya